Allohumma sholli'alaa sayyidina Muhammad

20 Oktober 2014

Berlebihan? Bersolawat Kepad Nabi

Berolawat  kepada rosululloh dengan berlebihan adalah perbuatan Dosa?
bahwasanya bersalawat kepada rosululloh adalah suatu perintah di dalam al qur'an dan satu2nya perintah alloh yang dimulai oleh allh swt bersama malaikatnya sebelum menyuruh manusia untuk bersolawat kepada rosululloh saw, sedangkan pembacaan secara bersama2 merupakan suatu si'ar untuk bersama berdzikir kepada Alloh swt, karena solawat itu bagian dari dzikir.
Dzikir bersama disebutkan dalam hadis 11. Suatu ketika para sohabat sedang berdzikir bersama2, lalu nabi datang dan bertanya apa yang kamu lakukan, mereka menjawab KAMI duduk berdzikir kepada alloh karena kami bersukur mendapat nikmat islam, kemudian rosululloh menjwab "demi Alloh sungguh kamu semua duduk hanya untuk itu saja, apara sahabat menjawab iya kami duduk hanya untuk itu saja, kemudian rosululloh menjawab aku mengambil sumpah bukan tak percaya pada jawabanmu tapi aku melihat bahwasanya aku dipahamkan bahwa Alloh membangga2kan kamu semua dihadapan para malaikat.
(dzikir bersama dilakukan para sohabat  dizaman nabi dan nabi mengakui, mensyahkan, menerima dengan mengatakan bahwa Alloh mebangga2kan kamu (para sohabat yang duduk berdzikir bersama2).
2. hadis kudsi "Orang yang menyebut nama_KU pada dirinya kusebut namanya dalam diriku, yang menyebut namaku didepan orang banyak, KU sebut namanya dihadapan makhluk yang lebih mulia daripada mereka.

Sedangkan menyebut amalan yang berlebih2an dapat diartikan melampaui batas, untuk mengukur suatu amalan itu melampaui batas atau tidak maka dibutuhkan ukuran (batasan) sehingga dapat ditentukan sesuatu amalan itu melapaui atau tidak,dan untuk melakukannya tidak dapat ditentukan oleh pesepsi seseorang / suatu pihak melainkan berdasarkan syara (syari'at)sehingga boleh saja orang membuat persepsi tetapi tidak dapat dijadikan sebagai hukum syari'at.
Adapaun persepsi melebih2kan Rosululloh daripada Alloh adalah keliru karena berawal dari persepsi memisahkan rosululloh dan Alloh karena khakekat memulyakan rosululloh adalah memulyakan sesuatu yang dimulyakan Alloh, sebagaimana yang difirmankan "Barangsiapa yang melakukan syiar2 Alloh maka dia memulyakan alloh"
"Dan Kami Alloh angkat namau wahai rosululloh sebutan namamu" (kata jibril artinya tidak disebut nama alloh kecuali disebut namamuyaitu namanya seiring dengan nama Alloh swt dan bukan menyakan nabi dengan Alloh) dan nabi tidak khawatir terhadap umatnya akan menyamakan dirinya dengan Alloh (sehingga apa yang kita lakukan adalah sangatlah kecil dibanding apa yang Alloh lakukan untuk rosululloh).

bersolawat adalah memuji kemuliaan rosululloh saw.
1.Yang memuji rosululloh saw pertama adalah Alloh swt di dayam ayat2 al'quran.

2. Nabi sendiri "saya adalah penghulu anak2 Adam tapi saya tidak sombong", saya adalah orang pertama yang akan dibangkitkan dari kubur dihari kiamat,saya adalah orang pertama yang mendapat safa'at dan (diizinkan)memberi safa'at,saya adalah pemegang panji pujian dan adam dan selainya adalah dibawah panji saya.

3.Para sohabat
ibnu zubair yang diberi sorban oleh nabi sebagai tanda keridhoan nabi kepadanya (syair burdan yang memuji kepada nabi saw).
siapa yang hafal bait syair ibnu rowahan (isinya memuji nabi saw)untuk dibacakan dihadapanku.
nabi bersabda ungkapkan syair-syari(pujian kepada nabi) jibril akan membantumu.
abbas bin abdul muthalib (riwayat Tabrani) dan masih banyak lagi.
maka Alloh memuji, nabi memuji dan para sahabat memuji dan kita sebagai pengikut rosululloh saw mengikuti yang sebelumnya telah memuji kepada nabi saw.

Larangan rosululloh "kamu jangan memujaku sebagaimana kaum nasrani (kristen) memuja isa bin maryam (yang mengangkat nabi kedalam unsur ketuhanan) dan kenataanya tidak ada yang memuja (mendewakan) rosululloh saw dan yang diketahui orang pemujian dianggap sebagai pemujaan dan semuanya maka timbanglah kepada syari'ah bukan pada persepsi orang yang memahami.

www.youtube.com